Showing posts with label just 2 share. Show all posts
Showing posts with label just 2 share. Show all posts

Wednesday, December 15, 2010

7 Daily Spiritual Productive Habits to Develop

Dec 14, 2010 05:36 pm | ProductiveMuslim

7 Daily Spiritual Productive Habits to Develop



You should aim to develop the following 7 Spiritually Productive activities into habits so that you can hopefully continue benefitting from them throughout your life. I consider these activities as the spiritual ‘bread and butter’ of any ProductiveMuslim. To develop them as habits is the essence of embarking on your journey towards the love of Allah (Subhanahu Wa Ta’ala) and constantly increasing in your eman, inshaAllah:

1) Pray the Sunnah Prayers before and/or after Prayer:

I know it’s easier to just pray the obligatory prayers and rush out of the mosque! However, when we realise the rewards we’re missing from not praying these Sunnah prayers we won’t leave them. Over the years I have learnt there’s only ONE way of getting yourself to pray these Sunnah prayers constantly: Get into the habit of praying them! They’ll soon become part and parcel of your Salah and your Salah will feel incomplete without performing these acts.

2) Remembrance of Allah after Salah:

Again, it’s easy to rush out after Salah due to our busy lives, though if we are honest, how long does it take to recite the supplications after Salah? (The Answer: 5-7 minutes!). If you’re not sure what I’m referring to, you may find the supplications at MakeDua.com. Nowadays you’ll find pocket notebooks/or phone applications with these supplications. Get into the habit of reciting them daily after each Salah to enrich your Salah experience.

3) Morning/Evening Remembrance of Allah:

Step 2 is also included in this habit. There exists a beautiful set of duas/remembrances from the Sunnah of the Prophet Muhammad (peace be upon him) which he used to say before sunrise and after sunset. They are true stress relievers and energy boosters which never fail to make my days and evenings feel blessed. [You can find the duas at MakeDua.com]

4) Night Prayer:

Hamdulillah, during Ramadan we have the wonderful Taraweeh prayers to attend. However, outside of Ramadan there are many opportunities to still obtain the reward of the night prayer. If you’re new to night prayer or you don’t pray it constantly during the year, make sure you try to attend prayers each and every night in congregation at the mosque (particularly brothers), and give yourself a ‘no-excuse’ policy. Develop a habit of praying Tahajjud and continuing to pray them for an entire 30 days; this will set you on better footing to continue with the Night Prayer for the rest of the year inshaAllah.

5) Duha Prayer:

Here’s a Productive Muslim’s top secret to a productive day: 2 rak’ahs known as the Duha prayer which you may pray at anytime after sunrise till before the sun reaches it’s zenith (around 30 minutes before Dhuhr). The reward of this prayer is similar to giving charity on behalf of every bone in your body, and the energy and buzz you feel during the day is amazing.

6) Supplications before you Sleep:

You’ve just had a long day and you’re super tired. You climb into bed and you want to hit the sack… but wait! Before you do, can you give yourself just 10 more minutes to recite the supplications before sleeping? That’s all. Try them and find yourself experiencing the most beautiful sleep ever and waking up for Fajr easily, inshaAllah. For more information on waking up for fajr, constantly, everyday, without fail Read How to Wake up for Fajr.

7) Reciting one hour of Quran each day:

Notice: I said here recite one hour of Quran each day and not one juz’ or one Surah. The amount of Quran you read is not as important as the quality of your understanding. If you spend one hour reciting one verse but understand it fully, that’s more important and beneficial then reciting lots of Quran at break-neck speed yet not understanding a word.

So there you go, 7 spiritually productive habits you can develop throughout the year starting from TODAY!


Cited from: Productive muslim.com

Sunday, July 4, 2010

10 muwassafat tarbiah

assalamualaikum...


Muslim yang ingin mempersiapkan diri dalam perjuangan Islam perlu memperbaiki dirinya agar sentiasa terkehadapan daripada manusia lain. Risalah Islam yang syumul ini hendaklah difahami dengan membentuk diri yang syumul juga. Maka hendaklah diteliti di sini tentang aspek-aspek seorang da’ie Muslim dalam rangkanya untuk menjadi seorang Muslim yang sempurna. Sifat-sifat yang perlu ada pada diri ialah:

1) Kuat tubuh badan (Qawiyyal Jism)

Dakwah adalah berat pada tanggungjawab dan tugasnya, maka di sini perlunya seorang da’ie itu tubuh badan yang sihat dan kuat. Rasulullah saw menitikberatkan soal ini, sabdanya:

"Mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dikasihi Allah dari mukmin yang lemah, tetapi pada keduanya ada kebaikan."

Kita juga hendaklah sentiasa memeriksa kesihatan diri, mengamalkan riadah dan tidak memakan atau minum suatu yang boleh dan diketahui merosakkan badan.

2) Akhlak yang mantap (Matinul Khuluq)

Akhlak kita ialah Al-Quran dan ianya terserlah pada diri Nabi saw. Telah dijelaskan beberapa unsur oleh Imam Al-Banna dalam kewajipan seorang da’ie iaitu bersifat sensitif, tawadhu’, benar dalam perkataan dan perbuatannya, tegas, menunaikan janji, berani, serius, menjauhi teman buruk dan lain-lain.

3) Fikiran yang berpengetahuan (Mutsaqqafal Fikri)

Seorang da’ie perlu berpengetahuan tentang Islam dan maklumat am supaya mampu menceritakan kepada orang lain perihalnya di samping perlu bersumberkan kepada Al-Quran dan Hadis serta ulama’ yang thiqah. Pesan Imam Banna:

"Perlu boleh membaca dengan baik, mempunyai perpustakaan sendiri dan cuba menjadi pakar dalam bidang yang diceburi."

Selain itu, seorang da’ie perlu mampu membaca Al-Quran dengan baik, tadabbur, sentiasa mempelajari sirah, kisah salaf dan kaedah serta rahsia hukum yang penting.

4) Mampu berusaha (Qadiran ala Kasbi)

Seorang da’ie walaupun kaya, perlu bekerja. Dia juga tidak boleh terlalu mengejar jawatan dalam kerajaan. Dalam keadaan tertentu, meletakkan jawatan dan meninggalkan tempat kerja mengikut keperluan dakwah lebih utama dari gaji dan pendapatan yang diterima. Selain itu, dia hendaklah sentiasa melakukan setiap kerja dengan betul dan sebaiknya (ihsan). Dalam soal kewangan, menjauhi riba dalam semua lapangan, menyimpan untuk waktu kesempitan, menjauhi segala bentuk kemewahan apatah lagi pembaziran dan memastikan setiap sen yang dibelanja tidak jatuh ke tangan bukan Islam adalah beberapa perkara penting yang perlu dititikberatkan dalam kehidupan.

5) Akidah yang sejahtera (Salimul Aqidah)

Seorang da’ie semestinya redha Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama dan Muhammad saw sebagai Nabi dan Rasul yang terakhir. Sentiasalah muraqabah kepada Allah dan mengingati akhirat, memperbanyakkan nawafil dan zikir. Di samping itu, jangan dilupakan tugas menjaga kebersihan hati, bertaubat, istighfar, menjauhi dosa dan syubhat.

6) Ibadah yang betul (Sahihul Ibadah)

Seorang da’ie perlu melakukan ibadat yang meninggikan roh dan jiwanya, perlu belajar untuk membetulkan amalannya dan mengetahui halal dan haram dan tidak melampau atau berkurang (pertengahan) atau dengan kata lainnya bersederhana dalam setiap urusan dalam kehidupannya.

7) Mampu melawan nafsu (Mujahadah ala Nafsi)

Seorang da’ie perlu mempunyai azam yang kuat untuk melawan kehendak nafsunya dan mengikut kehendak Islam di samping tidak menghiraukan apa orang lain kata dalam mempraktikkan Islam yang sebenarnya. Perlulah diingatkan bahawa dai'e mungkin melalui suasana sukar yang tidak akan dapat dihadapi oleh orang yang tidak biasa dengan kesusahan.


8)
Menjaga waktu (Haarithun ala Waqtihi)

Sentiasa beringat bahawa waktu, nilainya lebih mahal dari emas, waktu adalah kehidupan yang tidak akan kembali semula. Mengimbau kembali sejarah di zaman dahulu, para sahabat sentiasa berdoa agar diberkati waktu yang ada pada mereka.

9) Tersusun dalam urusan (Munazzamun fi syu’unihi)

Untuk manfaatkan waktu dengan baik, maka timbulnya keperluan kepada penyusunan dalam segala urusan. Gunakanlah segala masa dan tenaga tersusun untuk manfaat Islam dan dakwah.

10) Berguna untuk orang lain. (Nafi’un li ghairihi)

Da'ie umpama lilin yang membakar diri untuk menyuluh jalan orang lain. Da'ie adalah penggerak kepada dakwah dan Islam. Masa depan Islam, hidup dan terkuburnya Islam bergantung kepada da’ie. Amal Islam seorang da’ie ialah untuk menyelamatkan orang lain daripada kesesatan. Da'ie akan sentiasa merasa gembira bila dapat membantu orang lain. Paling indah dalam hidupnya ialah bila dapat mengajak seorang manusia ke jalan Allah.



p/s: credits to iluvislam.com

Thursday, July 1, 2010

Anas Bin Malik

أنس بن مالك الأنصاري

” اللهم ارزقه مالاً وولداً ، وبارك له

Anas bin Malik
Ya Allah berilah dia harta dan anak dan berkahilah. (Doa Rosul)

dakwatuna.com – Anas bin Malik sejak usia belianya telah mendapat talqin dua syahadat dari ibunya Al ghumaisho’, sejak itu tumbuhlah kecintaan hatinya yang bersih kepada Rasul SAW, bersemangat untuk mendengar langsung darinya, tidak heran kalau kadang telinga lebih awal merindukan dari pada penglihatan. Sudah lama anak kecil ini mendambakan bertemu langsung dengan Rasul di Mekah atau di Yatsrib sehingga ia dapat bahagia dengan pertemuannya.

Tidak berselang waktu yang lama, Yatsrib dibahagiakan oleh kedatangan Rasulullah dan sahabatnya As Siddiq yang sudah lama di damba-dambakan. Maka tidak satu pun keluarga dan hati penduduk Madinah yang tidak berbahagia. Saat itu semua pemuda menyebarkan berita setiap pagi bahwa Rasulullah SAW akan tiba di Yatsrib. Anas bin Malik bersama anak-anak yang lain yang berusaha ingin bertemu dengan Rasulullah, namun ketika belum berhasil menemuinya ia sedih.

Pada suatu pagi yang indah yang menyebarkan keharuman, masyarakat berteriak-teriak, bahwa Muhammad dan sahabatnya telah dekat dari kota Madinah, semua orang berusaha menyambut kedatangan Nabi SAW. Begitu juga anak-anak, mereka berlomba-lomba ikut menyambut Rasulullah dengan hati yang diliputi kegembiraan yang meluap-luap dan wajah yang berseri-seri, maka di antara anak-anak itu adalah Anas bin Malik. Sementara para wanita telah berada di atas rumah mereka, menunggu dan berusaha melihat wajah Rasulullah SAW. Hati mereka berkata: “Mana yang orangnya yang disebut Rasul?” Sungguh hari itu adalah hari yang bersejarah. Peristiwa ini terus dikenang oleh Anas sampai usianya hampir seratus tahun.

Belum lama Rasul tinggal di Madinah, datanglah seorang wanita bernama Al Ghumaiso’ binti Milhan menemui Rasulullah SAW bersama putranya Anas bin Malik, ia berkata:

يا رسول الله .. . لم يبق رجُلٌ ولا امرأةٌ من الأنصار إلا وقد أتحفك بتُحفَةٍ ، وإني لا أجدُ ما أُتحِفُكَ به غير ابني هذا . .. فخُذْهُ ، فليخدمك ما شئت . . .

“Wahai Rasul, tidak satu pun seorang laki-laki dan perempuan dari Anshar ini, kecuali telah memberi hadiah kepadamu, dan sesungguhnya Aku tidak memiliki apa yang dapat aku berikan kepadamu kecuali anakku ini…. maka ambillah anak ini agar dia dapat membantumu kapan Anda mau.”

Tergugahlah Rasul untuk menerimanya, beliau mengusap kepalanya dan menyatukannya dengan keluarganya. Saat itu umur Anas sepuluh tahun, saat kebahagiaannya dapat menjadi pembantu Rasul, dan hidup terus bersama Rasulullah sampai Rasul kembali kepada Allah. Adalah masa hidupnya menjadi pembantu Rasul selama sepuluh tahun. Kondisi ini sangat dimanfaatkan oleh Anas untuk menimba langsung hidayah dari Rasul, memahami semua sabdanya, mengetahui sifat-sifatnya dan keutamaannya yang tidak dapat diketahui oleh selainnya.

Anas berkata: “Adalah Rasulullah SAW orang yang paling baik akhlaqnya, lapang dadanya, dan banyak kasih sayangnya. Suatu saat beliau menyuruhku untuk suatu keperluan, ketika aku berangkat aku tidak menuju ke tempat yang Rasul inginkan, namun aku pergi ke tempat anak-anak-anak yang sedang bermain di pasar ikut bermain bersama mereka. Ketika aku telah bersama mereka aku merasa ada seseorang berdiri di belakangku dan menari bajuku, maka aku menoleh, ternyata dia adalah Rasulullah dengan senyum beliau menegurku: “Ya Unais (panggilan kesayangan) apakah kamu sudah pergi ke tempat yang aku perintahkan?” Aku gugup menjawabnya: Ya, ya Rasul, sekarang aku akan berangkat. Demi Allah aku telah menjadi pembantunya sepuluh tahun, tidak pernah aku mendengar ia menegurku: “Mengapa kamu lakukan ini dan itu, atau mengapa kamu tidak melakukan ini atau itu?””

Dan adalah Rasulullah SAW jika memanggilnya selalu memanggilnya dengan panggilan rasa sayang dan memanjakan yaitu dengan memanggilnya dengan kata Unais atau ya bunayya. Begitu juga Rasulullah banyak menasihatinya sampai memenuhi hati dan otaknya. Di antara nasihat-nasihatnya adalah:

( يا بُنيَّ إن قدرت أن تُصبح وتُمسي وليس في قلبك غش لأحد فافعل . . .

“Ya bunayya jika engkau mampu setiap pagi dan sore hatimu bersih dari perasaan dengki kepada orang lain maka lakukanlah.”

يا بُنيَّ إنَّ ذلك من سُنتي ، ومن أحيا سُنتي فقد أحَبَّني .

ومن أحَبَّني كان معي في الجنة .

“Ya bunayya sesungguhnya hal itu adalah sunnahku, barang siapa menghidupkan sunnahku maka mencintaiku, barangsiapa mencintaiku akan bersamaku di surga.”

يا بُني إذا دخلت على أهلك فسلم يكن بركَةً عليك وعلى أهل بيتك )

“Ya bunayya jika engkau menemui keluargamu maka berilah salam niscaya akan menjadi keberkahan bagimu dan bagi keluargamu.”

Anas bin Malik hidup setelah wafatnya Rasulullah SAW sekitar delapan puluh tahun lebih. Dadanya dipenuhi ilmu yang langsung diambil dari Rasulullah. Otaknya tumbuh dengan pemahaman kenabian. Oleh karena itu sepanjang umurnya menjadi rujukan umat Islam, tempat umat bertanya, setiap menghadapi permasalahan sulit dan tidak diketahui hukumnya. Suatu saat terjadi perdebatan tentang keberadaan telaga Nabi nanti di hari kiamat. Maka mereka bertanya kepada Anas tentang masalah ini. Beliau menjawab: “Aku tidak mengira hidup dalam kondisi mendapatkan kalian mendiskusikan tentang telaga. Sungguh aku telah meninggalkan para wanita tua di belakangku, tidaklah di antara mereka shalat kecuali mereka berdoa agar dapat minum dari telaga nabi tersebut.”

Dan seterusnya Anas sepanjang hidupnya selalu mengenang kehidupan Rasulullah. Adalah Anas selalu riang setiap kali bertemu dengan Rasulullah, sangat sedih di saat perpisahan, banyak mengulang-ulang sabdanya, sangat perhatian mengikuti perkataan-perkataannya dan perbuatan-perbuatannya, menyenangi apa yang disenangi dan membenci apa yang dibenci, dan hari yang paling berkesan baginya karena dua peristiwa: Hari yang pertama ia bertemu dengan Rasulullah dan hari saat berpisah dengan Beliau. Apabila terkenang hari yang pertama beliau berbahagia, dan apabila terkenang hari yang kedua terharu yang membuat orang-orang di sekelilingnya ikut menangis. Beliau sering berkata: “Sungguh saya melihat Nabi SAW pada hari pertama bersama kita, dan hari pada saat wafatnya, maka tidaklah aku melihat dua hari itu ada kemiripan. Maka pada hari saat masuk ke Madinah menyinari segala sesuatu. Dan pada hari hampir wafatnya, jadilah Madinah kota yang gelap. Terakhir aku melihat Rasulullah SAW pada hari senin ketika tabir di kamarnya di buka, maka aku melihat wajahnya seperti kertas mushaf, para sahabat saat itu berdiri di belakang Abu Bakar melihatnya, hampir-hampir mereka bergejolak kalau saja Abu Bakar tidak menenangkan mereka. Pada hari itulah Rasulullah SAW wafat, maka tidaklah kami melihat pemandangan yang sangat mengherankan dari pada melihat wajah Rasulullah SAW harus diuruk dengan tanah.”

Adalah Rasulullah SAW sering mendoakan Anas bin Malik. Di antara doanya: ( اللهم ارزقه مالاً وولداً ، وبارك له ) “Ya Allah berilah rezki kepadanya harta dan anak, dan berkahilah.” Dan sungguh Allah telah mengabulkan doanya, jadilah Anas orang yang kaya di kalangan Anshar, dan paling banyak keturunannya, sampai-sampai dia panjang umur dan hidup bersama cucu-cucunya lebih dari seratus orang. Dan umurnya mencapai seratus tahun lebih. Dan adalah Anas, sahabat yang sangat mengharapkan syafaat Rasulullah SAW pada hari kiamat, sering sekali ia mengatakan: “Aku berharap dapat bertemu Rasulullah pada hari kiamat dan mengatakan kepada Rasulullah SAW, ya Rasul inilah saya yang dulu menjadi pembantumu.”

Ketika Anas sakit menjelang kematiannya, dia berkata kepada keluarganya: “Tuntunlah aku untuk membaca laailaaha Illallah.” Begitulah ia mengulang-ulangnya sampai datang ajalnya. Beliau pernah berwasiat agar tongkat kecil milik Rasul dikuburkan bersamanya, maka diletakkanlah di antara lambungnya. Selamat bagi Anas, yang telah dikaruniai oleh Allah dengan berbagai macam kebaikan. Total masa hidup Anas bersama Rasulullah SAW selama sepuluh tahun. Beliau berada di ranking ketiga di dalam meriwayatkan hadits, setelah Abu Hurairah dan Abdullah bin Umar. Semoga Allah membalasnya dan ibunya atas jasanya terhadap Islam dan kaum muslimin dengan sebaik-baik balasan


Sumber:- Dakwatuna.com

Monday, June 28, 2010

dunia islam

assalamualaikum,,,

dipetik dari halaqah-online.com.. harap bermanfaat..

Perkembangan dunia Islam terus menjadi berita-berita utama antarabangsa, memberi kesan kepada politik serantau dan global, bermula dengan serangan Israel ke atas Gaza pada Disember 2008 sehingga Januari 2009, kepada konflik di Yaman yang semakin merebak ke seluruh wilayah negara itu dan jiran. Berikut 10 berita dan pemain utama dalam dunia Islam, yang memberi kesan besar kepada negara terbabit, dunia Islam secara keseluruhan dan politik dunia.

1. Serangan terhadap Gaza, Palestin

Dunia Islam memulakan tahun 2009 dengan menyaksikan konflik di Gaza, perang mempertemukan kekuatan tidak seimbang tentera Israel dengan Hamas dan kumpulan-kumpulan lain di wilayah Palestin dikuasai Hamas ini. Perang bermula pada Disember 2008. Awal 2009, Israel memulakan serangan darat selepas seminggu serangan udara. Perang berakhir pada 18 Januari, dua hari sebelum presiden baharu Amerika Syarikat, Barack Obama mengangkat sumpah. Hampir 1,500 warga Palestin dilaporkan terbunuh, dengan kemusnahan hampir AS$2 bilion. Israel turut menyerang masjid, sekolah dan tempat-tempat awam, membunuh semua termasuk kanak-kanak. Tidak lama selepas perang, Israel memilih sebuah kerajaan dikuasai parti berhaluan kanan. Demonstrasi diadakan di seluruh dunia membantah tindakan Israel. Reaksi di dunia Islam termasuk boikot terhadap jenama AS dan Barat seperti McDonald's, Tesco, Starbucks, KFC dan pelbagai produk konsumer lain.

2. Dasar luar baharu Turki

Negara yang sedang menggerakkan dasar luar baharu, Turki, bertindak pragmatik dalam menangani isu Gaza melalui satu tindakan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan dalam forum di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Switzerland, menaikkan imej Turki ketika dunia Arab dilihat gagal bertindak. Di bawah arkitek dasar luar baharu Ahmet Davutoglu, akademik hubungan antarabangsa berpengalaman luas, Turki mengaktifkan usaha baharu membina hubungan baik dengan negara-negara jiran termasuk Armenia dan Syria dan cuba membina ruang pengaruh, berdasarkan fahaman pan-Turkisme atau apa yang disifatkan pemerhati sebagai perspektif "neo-Uthmaniyah" Ahmet. Ahmet, yang pengalamannya termasuk mengajar di Universiti Islam Antarabangsa Malaysia dan Universiti Beykent Istanbul, disebut sebagai "Henry Kissinger Turki" yang kini menjadi tokoh penting parti pemerintah, AKP.

3. Konflik Yaman

Menjelang Ramadan tahun lalu, Yaman menyaksikan bermulanya konflik melibatkan kerajaan pimpinan Presiden Ali Abdullah Saleh dengan pemberontak Houthi di utara. Kini, setelah tiba bulan Muharram 1431, konflik di Yaman semakin meluas dan meningkat dari segi intensitinya, apabila AS mula terlibat dalam serangan terhadap kumpulan al-Qaeda di negara ini, kumpulan dikenali sebagai al-Qaeda di Semenanjung Arab (al-Qaeda in the Arabian Peninsula, AQAP) menggabungkan al-Qaeda Yaman dengan Arab Saudi. Negara dilanda masalah sumber air dan hidrokarbon ini juga berdepan kebangkitan kumpulan pemisah Marxist di selatan. Penglibatan Saudi menyerang Houthi juga menambahkan kerumitan konflik ini, yang kini telah menyebabkan lebih 170,000 menjadi pelarian di dalam negara. Peranan Iran dan Saudi memperlihatkan dimensi persaingan kuasa serantau dalam konflik ini.

4. Pilihan raya presiden dan isu nuklear Iran

Iran mengadakan pilihan raya presiden pada 12 Jun lalu, dengan keputusan penyandang Mahmoud Ahmadinejad mengekalkan jawatan. Walau bagaimanapun, keputusan ini ditentang hebat Mir Hossein Mousavi dan ribuan penyokongnya, menggegarkan republik Islam yang berpandukan kepada ide Wilayatul Faqih yang menetapkan kuasa kepada para ulama. Kebangkitan digelar "revolusi hijau" oleh kem Mir Hossein mendapat kredibiliti dan imej yang positif bagi sesetengah pihak kerana warna hijau yang digunakan - yang dikaitkan dengan Islam dan Nabi Muhammad saw - sebagai simbol gerakan menentang pemerintah Iran. Pemerintah Iran masih berdepan cabaran getir penentangan ini, yang mendapatkan simpati apabila Ayatullah Hossein Ali Montazeri meninggal dunia pada 20 Disember lalu. Pada masa yang sama, Iran terus berdepan cabaran berhubung isu nuklearnya apabila sikap kerajaan baharu AS tidak berubah walaupun sedia berunding.

5. Afghanistan- Pakistan dan Taliban

Afghanistan dan Pakistan ditangani sebagai satu oleh sebahagian besar komuniti dasar luar AS, ekoran hubungan rapat kumpulan Taliban di kedua-dua negara dan kaitan rapat geografi kedua-dua negara dalam konflik di Afghanistan. Afghanistan kini menjadi satu agenda dasar luar penting bagi Obama, yang meluluskan 30,000 anggota tentera untuk dihantar ke negara ini. AS kini mempunyai kehadiran yang besar di Asia Tengah. Pada masa sama, Presiden hamid Karzai baharu melengkapkan anggota kabinetnya, yang dikritik ramai sebagai tidak memenuhi janji memerangi korupsi dan pada masa sama memberikan kuasa kepada pihak-pihak tidak sepatutnya. Kedatangan lebih ramai tentera AS dan pemerintahan Hamid yang tidak bersih dan bebas bakal meneruskan ketidaktentuan di Afghanistan. Kedatangan lebih ramai anggota tentera mampu meningkatkan lagi konflik dengan kumpulan militan.

6. Lanun dan kehadiran kuasa asing di Somalia

Penculikan dan rampasan kapal oleh lanun Somalia yang mula berleluasa pada 2008 terus berlaku pada 2009, dan menarik kedatangan tentera-tentera laut asing termasuk Jepun dan Rusia, menjadikan kawasan perairan Somalia yang strategik itu semakin tegang. Kawasan Teluk Aden bersempadan Laut Merah - dihubungkan laluan sempit Bab al-Mandeeb di tengah-tengah antara Djibouti dan Eritrea dengan Yaman - ialah satu laluan penting dalam perdagangan antarabangsa. AS juga menjalankan operasi pesawat tanpa juruterbang di kawasan perairan ini. Kawasan ini terletak tidak jauh daripada Yaman, satu lagi kawasan panas yang menjadi salah satu sumber senjata bagi lanun Somalia. Selain itu, tentera AS dan Iran juga meningkatkan kehadiran di kawasan perairan ini, mengaitkannya dengan isu lanun dan juga ketidakstabilan di Tanduk Afrika dan Yaman.

7. Pilihan raya Lubnan

Lubnan menjadi medan persaingan kuasa-kuasa asing sejak sekian lama, dan pilihan raya pada 7 Jun 2009 menunjukkan realiti ini kekal dalam permainan politik Lubnan. Kumpulan 14 Mac yang pro-Barat memenangi 71 daripada 128 kerusi, yang dibahagikan kepada 64 untuk Muslim dan 64 Kristian, susunan diwarisi daripada penjajahan Barat yang memberi kelebihan kepada Kristian. Saad Hariri dan kumpulan 14 Mac mendapat sokongan kuat AS, Arab Saudi dan Mesir, manakala Hizbullah dan Amal disokong Iran dan Syria. Kumpulan diketuai Hizbullah yang disebut-sebut akan menang tidak berjaya merealisasikan jangkaan itu, tetapi Lubnan meneruskan penubuhan kerajaan perpaduan seperti yang dilaksanakan penggal lepas, proses yang hanya selesai beberapa minggu lalu, dengan Saad mengetuai kerajaan baharu.

8. Uyghur di Xinjiang

Wilayah Xinjiang menyaksikan kebangkitan rakyat berketurunan Uyghur memprotes layanan buruk kerajaan China dan dominasi kaum Cina han di wilayah tersebut. Di sini dapat diperhatikan perana Turki menggerakan kaum Uyghur daripada rumpun bangsa Turki sebagai sebahagian agendanya meluaskan ruang pengaruh. Ankara dan Beijing bertikam lidah dalam hal ini, dengan Turki berperanan sebagai pembela nasib Uyghur ketika China dilihat di seluruh dunia sebagai penindas. Dengan sokongan Turki dan AS, Rebiya Kader, tokoh Uyghur berpangkalan di Washington muncul sebagai ikon kaum tertindas ini, hampir menyamai peranan dimainkan Dalai Lama bagi Tibet. Perkembangan ini, yang berlanjutan selama beberapa bulan, menyumbang dalam menjadikan perjuangan Uyghur menuntut kebebasan dalam hal berkaitan agama dan budaya menjadi perhatian dunia Islam untuk satu tempoh.

9. Libya dan pembebasan Abdel Baset al-Megrahi

Abdel Baset al-Megrahi, disabit bersalah dalam pembunuhan 270 orang akibat pengeboman pesawat AS, Pan Am 103 di ruang udara Lockerbia, Scotland pada 21 Disember, 1988. Beliau dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Negaranya, Libya, menjadi tumpuan negara-negara Barat terbabit dan diletakkan sebagai satu musuh utama untuk satu tempoh yang panjang. Pada 20 Ogos lalu, beliau dibebaskan atas dasar kemanusiaan kerana dinilai doktor menghidap kanser prostat dan hanya akan hidup kurang tiga bulan lagi. Satu debat politik antarabangsa berlangsung ekoran tindakan kerajaan Scotland ini. Abdel Baset masih berusaha membersihkan namanya daripada tuduhan terlibat dalam pengeboman itu. Keadaan sekitar pembebasan Abdel Baset mengundang pelbagai spekulasi berhubung rundingan pembebasan beliau melibatkan kerajaan terbabit.

10. Islamofobia di Eropah

Di Dresden, timur Jerman, pada 11 November lalu, Alexander Wiens, pembunuh Marwa al-Sherbini dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Wiens disabit membunuh Marwa akibat prejudisnya terhadap wanita Muslim berasal Mesir itu. Beberapa minggu lalu, di Switzerland, usaha mengharamkan menara masjid di negara itu mendapat sokongan 57 peratus pengundi negara Eropah itu. Sentimen itu sampai ke Belanda dan Jerman, apabila ahli-ahli politik berhaluan kanan di sana melahirkan sentimen yang sama. Sebelum itu, di Cologne, Jerman dan di utara London, Inggeris, protes terhadap masjid telah berlaku, memperlihatkan sentimen yang semakin disuarakan di Eropah, walaupun tidak kelihatan mendapat sokongan popular. Perkembangan ini menimbulkan persoalan tentang potensi ancaman kepada kepelbagaian budaya dan kebebasan beragama di Eropah.

Atas NAma CinTA

assalamualaikum w.b.t...

kalau kita menyingkap balik sejarah kita, sejak kita lahir hinggalah sekarang nih, kita dah pown dengn pelbagai jenis manusia dan ada di antaranya yang menjadi sahabat kita.

ada yang bersahabat sehingga ke akhir hayat dan ada yang bersahabat atas dasar kepentingan diri sendiri....

kadang2 ada yang boleh membuat sahabat ketika sedang bermain DOTA..
saling tolong-menolong dalam membunuh hero-hero dalam DOTA... dan dari situ r wujudnya persahabatan atas dasar 'bermain DOTA'... klu salah seorang memang lemah dalam bermain DOTA, adakah mereka akan terus memberi kepercayaan kepada yang si lemah tadi untuk dalam menjayakan misi yang sia2 ketika bermain DOTA...???

ada yang bersahabat atas dasar perniagaan, maka itulah yang mengeratkan mereka berdua... namun, ukkhuwah mereka akan putus sekiranya mereka menipu antara satu sama lain dalam perniagaan tersebut....

namun,
disebabkan atas dasar kita sebagai muslim,
kita seharusnya bersahabat kerana Allah kerana atas dasar inilah kita akan bersahabat dengan semua orang tanpa melihat kelemahan yang ada pada diri mereka...

so atas dasar ape yk kita bersahabat??? jom fikirkan bersama....

Friday, June 25, 2010

Akhbar ISlami... Jom BACA..

dakwatuna.com – Amman, Sebuah laporan media yang terbit di Yordania mengungkapkan bahwa dinas keamanan Turki berhasil menggagalkan upaya pembunuhan PM Turki Recep Tayyib Erdogan. Benang penyelidikan mengarah pada dinas intelijen luar negeri Zionis sebagai yang berada di belakang rencana pembunuhan ini.

Mingguan al Majd Yordania, edisi terakhir, menukil dari sumber yang disebutnya terpercaya di Ankara, yang mengatakan bahwa dinas keamanan Turki berhasil menggagalkan operasi pembunuhan terhadap Erdogan oleh beberapa sel Turki dan Kurdi.

Penyelidikan mengisyaratkan adanya benang yang menghubungkan mereka dengan dinas keamanan luar negeri Zionis Israel Mossad. Al Majd menyatakan bahwa pimpinan politik Turki masih merahasian masalah ini untuk sekarang karena pertimbangan-pertimbangan politik dan keamanan.

Terungkapnya informasi ini bersamaan dengan pernyataan di Tel Aviv yang menyebutkan bahwa seorang pejabat tingkat tinggi di pemerintah Zionis, yaitu Wakil PM Ayob Kara (dari Likud) akan berangkat ke Ankara untuk melakukan pertemuan dengan mereka yang beroposisi terhadap Erdogan.

Menurut sumber Turki, penunjukan Hakan Fidan sebagai ketua dinas intelijen nasional Turki (MIT) adalah dalam rangka memperkuat dan rvitalisasi peran dinas ini dalam melindungi keamanan nasional Turki dan melindungi lembaga pemerintah yang membuat keputusan politik di Turki, yang terdiri dari Abdullah Gul (presiden), Erdogan (perdana menteri), dan Ahmad Davud Oglu (menlu), setelah mereka mendapatkan informasi yang menyebutkan bahwa Mossad sedang membahas kemungkinan melakukan operasi pembunuhan melalui Partai Buruh Kurdistan atau melalu sel-sel Turki yang berhubungan dengan partai tersebut. Yang menjadi target adalah tokoh-tokoh Turki untuk menciptakan kekacauan negara dan menekan Erdogan untuk merubah kebijakan politiknya yang semakin dekat ke Arab dan Palestina.

Penunjukan Hakan ini ternyata menyulut kekhawatiran Zionis yang dinyatakan secara terang-terangan. Karena Hakan adalah salah satu penasehat Erdogan sebelum ditunjuk menduduki jabatan sebagai ketua dinas intelijen nasional Turki. Selain dia adalah anggota partai keamanan dan pembangunan Turki yang kini berkuasa. (asw/ip)

Thursday, June 24, 2010

Apabila berTukar Wajah

Assalamualaikum...

alhamdullilah. blog ansara nih dah bertukar wajah coz layout yng lame ada problem ckt. Harapnya korang suke ngan layout yang terbaru nih. btw, diharapnya kita dapat menyumbang dengan semangat yang baru bile dah ada layout yang baru nih. mungkin kita boleh amik mana2 rujukan. JUst copy paste and sertakan sumber mana yang korang dapat supaya leh buat rujukan. Senangkan. lastly, selamat menempuh semester yang baru. mana yang berjaya pada sem lepas diucapkan tahniah, while yang kurang cikit tuh harapnya leh mencuba ag tuk sem nih. all dabest. :)

Tuesday, May 4, 2010

Hanya Kerana 5 Minit

Kuringgu… kuringgu …. kuringgu!!! (kring …kring …kring..). Suara telepon rumah Muhammad berbunyi nyaring.

Muhammad: Mosi mosi? (Hallo?)

Takahashi: Mosi mosi, Muhammad san imasuka ? (Apakah ada Muhammad?)

Muhammad: Haik, watashi ha Muhammad des. (Iya saya).

Takahashi: Watashi ha isuramu kyo wo benkyou sitai desuga, osiete moraemasenka? (Saya ingin belajar agama Islam, dapatkah Anda mengajarkan kepada saya?)

Muhammad: Hai, mochiron. (ya, sudah tentu.)

Percakapan pendek ini kemudian berlanjut menjadi pertemuan rutin yang dijadwalkan oleh dua manusia ini untuk belajar dan mengajar agama Islam.

Setelah beberapa bulan bersyahadat, Takahashi kian akrab dengan keluarga Muhammad. Dia mulai menghindari makanan haram menurut hukum Islam.

Memilih dengan hati-hati dan baik, mana yang boleh di makan dan mana yang tidak boleh dimakan merupakan kelebihannya. Terkadang tidak sedikit, keluarga Muhammad pun mendapatkan informasi makanan-makanan yang halal dan haram dari Takahashi.

“Pizza wo tabenaide kudasai. cheese ni ra-do wo mazeterukara.. (Jangan makan pizza walau pun itu adalah cheese, karena di dalamnya ada lard, lemak babi)”, nasihatnya di suatu hari. Takahashi mengetahui informasi semacam ini karena memang kebiasaan tidak membeli pizza, atau makanan produk warung di Jepang memang sudah terpelihara sebelumnya di keluarga Muhammad.

Toko kecil makanan halal milik keluarga Muhammad, menjadi tumpuan Takahashi dalam mendapatkan daging halal. Suatu ketika Takahashi ingin makan daging ayam kesukaannya, tapi dia ngeri kalau melihat daging ayam bulat (whole) mentah yang ada di plastik, dan tidak berani untuk memotongnya. Dengan senang hati, Muhammad memotong ayam itu untuk Takahashi. Dia potong bagian pahanya, sayapnya, dan badannya menjadi beberapa bagian.

Setiap pekan, Takahashi terkadang memesan sosis halal untuk lauk, bekal makan siang di kantor. Setiap pagi ibunya selalu menyediakan menu khusus (baca: halal) untuk pergi ke kantor tempat dia bekerja. Sebagai ukuran muallaf Jepang yang dibesarkan di negeri Sakura, luar biasa kehati-hatian Takahashi dalam memilih makanan yang halal dan baik. Terkadang Muhammad harus belajar dari Takahashi tentang keimanan yang dia terapkan dalam kehidupan sehari-harinya.

Pernah dalam suatu percakapan tentang suasana kerja, Takahashi menggambarkan bagaimana terkadang sulitnya menjauhi budaya minuman sake di lingkungan tempat kerjanya. Di Jepang, suasana keakraban hubungan antara atasan dan bawahan atau teman bekerja memang ditunjukkan dengan saling memberikan minuman sake ke gelas masing-masing.

Dalam kondisi hidup ber-Islam yang sulit, Takahashi ternyata terus melakukan dakwah kepada ibunya. Beberapa bulan kemudian akhirnya ibunya pun menjadi muallaf dengan nama Qonita, nama pilihan Takahashi sendiri buat ibu yang dia cintainya. Sampai saat ini, bagaimana dia mendapatkan nama itu, tidak ada seorang pun yang tahu, kecuali Takahashi.

Beberapa bulan berlalu, pertemuan kecil-kecilan berlangsung …terlontar dari mulutnya suatu kalimat.

“Watashi ha kekkon simasu (Saya mau menikah)….”, ujarnya.

Dengan proses yang panjang, akhirnya dia mendapatkan jodohnya, wanita Jepang yang cantik, yang dia Islamkan sebelumnya. Setahun kemudian, suatu hari Takahashi datang ke rumah Muhammad dengan istrinya yang berkerudung, ikut serta juga buah hati mereka yang telah hadir di dunia ini.

Pada suatu hari, iseng-iseng Muhammad bertanya kepada Takahashi, “Apa yang menyebabkan Takahashi lebih tertarik dengan Islam?”

“Sebenarnya saya belajar juga Kristen, Budha dan Todoku (Agama moral) selain Islam,” Takahashi menjelaskan.

“Masih ingat dengan telepon kita dulu? Waktu pertama kali aku telepon ke Muhammad beberapa bulan dulu”, sambungnya.

“Iya ingat sekali”, jawab Muhammad.

“Kita waktu itu membuat perjanjian untuk bertemu di suatu tempat bukan?”, tanya Takahashi.

“Iya benar sekali”, sambung Muhammad lagi sambil mengingat-ingat kejadian saat itu.

“Saya sungguh ingin mantap dengan Islam, karena Muhammad datang 5 menit lebih dulu dari pada waktu yang kita janjikan, dan Muhammad datang terlebih dahulu dari pada aku. Muhammad pun menungguku waktu itu”, jawab Takahashi beruntun.

“Karena itu aku yakin, aku akan bersama dengan orang-orang yang akan memberikan kebaikan”, sambungnya lagi.

Jawaban Takahashi membuat Muhammad tertegun, Astaghfirullah sudah berapa kali menit-menitku terbuang percuma, gumam Muhammad.

Begitu besar makna waktu 5 menit saat itu untuk sebuah hidayah dari Allah SWT. Subhanallah, 5 menit selalu kita lalui dengan hal yang sama, akan tetapi 5 menit waktu itu sungguh sangat berharga sekali bagi Takahashi.

Bagaimana dengan 5 menit yang terlewat barusan, milik Anda?

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2010/takahashi-5-menit-menuju-ke-surga/

Friday, April 30, 2010

Hidup Penuh Dugaan

Assalamualaikum w.b.t

alhamdulillah setelah sekian lama tak berhubung, mungkin post kali nih boleh mengembalikan ikatan ukkhuwah sesama kita. alhamdulillah gak coz masih diberi kesempatan untuk menulis blog nih walaupun diri dalam kesbukan untuk menghadapi peperiksaan. apa2 pown ianya bukan penghalang untuk kita terus berkongsi.

btw, terima kasih buat mereka yang membantu dlam memberikan password ngan email blog nih. nasib baek r diorang nih ingt password ngan email blog nih, klu tak blog nie akan terus bersawang dan terkubur macam tu jer. sekalung penghargaan buat yard, syafiq johari, siti zubaidah ngan diyana yang sudi membantu.. thanx guys. :D

kebelakangan nih, banyak dapat info dari member2 yang mereka2 nih tngh musim exam. macam aku, yard ngan fikri zaini pown akan ada final exam minggu depan. so, buat mereka2 yang sdng exam, gud luck to u all and do all the best.



bile kita bercakap pasal ujian nih, manusia memang tidak akan terlepas dari sebarang ujian. tak kisah r sama ada ujian tu datang dalam bentuk kesenangan mahupun kesusahan. Tapi, kita sebagai hamba Allah perlu sentiasa bergantung harap padanya dalam setiap keadaan tak kira senang atau susah. bukan lah apabila kita ditimpa kesusahan baru lah kita nak kembali pada Allah dan senng2 jer melupkanNya bile kita senang.

Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.(10:12)

dan tanamkanlah dalam fikiran kita yang kita seharusnya sentiasa bergantung harap padaNYa kerana sesungguhnya kita hanya insan yang lemah, kerdil pulak tu. jangan lah kita menyombongkan diri kita kepada Allah dengan mengatakan yang kita mampu menghadapi sebarang ujian tanpa Ihsan daripadaNYa. Hatta nabi Ya'qub pun amat bergantung harap kepada Allah inikan pula kita sebagai manusia biasa yang tidak mempunyai sebarang status nabi mahupun Rasul.

Ya'qub menjawab: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya."(12:86)

dalam post nie gak, kite cube renungkan sama2 apa yang terdapat dalam hadith ke-19 Imam Nawawi

" ...apabila kamu meminta, mintalah kepada Allah, dan apabila kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan dengan Allah.... "(hingga akhir hadith)

ingtlah bahwa Allah sentiasa bersama dengan kita dalam setiap keadaan dan juga Allah telah menyatakan bahawa kita mampu untuk menghadapi setiap ujian yang ditimpakan ke atas kita. to all of u, do your best in the exam and always pray to Allah. (sekadar
renungan ringkas untuk kita semua. mata pun dah ngantuk sebenarnya nih.)

Saturday, June 6, 2009

Tips Untuk Cemerlang

1. Optimistik
Pelajar yang cemerlang sentiasa yakin pada potensi diri sendiri untuk boleh menempah kejayaan dalam pendidikan. Keyakinan ini akan memberi suntikan semangat dalaman pada diri anda sendiri. Katakan 'aku BOLEH!'

2. Jangan bersikap pesimistik
Pelajar cemerlang tidak bersikap pesimistik iaitu sentiasa putus harapan dan mengalah sebelum mula berjuang. Jangan lemahkan semangat anda sendiri. Jangan meramalkan kekalahan sebelum mula berperang. Kalau anda tidak mencuba maka kekalahan sebenarnya sudah pasti dalam tangan. Belum cuba belum tahu.

3. Kesedaran memikul tanggungjawab
Pelajar yang cemerlang mempunyai kesedaran dan kesediaan untuk memikul tanggungjawab sebagai seorang pelajar yang menjadi harapan agama, bangsa, negara, keluarga dan masyarakat pada masa akan datang. Maruah keluarga, masyarakat dan negara pada masa akan datang bergantung pada generasi remaja masa kini. Pelajar yang cemerlang ialah pelajar yang sedar hakikat ini. Pelajar yang menyedari hakikat ini sudah pasti akan berusaha lebih gigih agar matlamat tersebut tercapai.

4. Tumpuan sepenuh hati
Pelajar yang cemerlang memerikan tumpuan sepenuhnya kepada pelajaran semasa mengikuti pengajaran guru di kelas. Sikap main-main sambil belajar adalah sikap pelajar yang kurang berjaya. Pelajar yang suka bermain-main dalam kelas semasa guru mengajar adalah pelajar yang bakal menjadi orang yang dipermainkan oleh golongan 'terpelajar' pada suatu masa kelak. Malah lebih malang kalau suatu hari nanti mereka dipermainkan oleh golongan tidak terpelajar seperti mereka sendiri.

5. Mulakan dari awal
Pelajar yang cemerlang membuat persediaan awal apabila akan menghadapi peperiksaan tidak kira sama ada ujian bulanan, peperiksaan penggal atau peperiksaan yang sebenarnya. Persediaan awal akan membezakan pelajar yang berjaya dengan yang gagal. Persediaan awal ini termasuklah mengadakan ulangkaji, berbincang dengan rakan-rakan, meminta nasihat guru, meneliti buku-buku model jawapan dan sebagainya lagi. Jangan jadi 'bidan terjun' ke dewan peperiksaan.

6. Sentiasa bersedia
Pelajar yang cemerlang sentiasa bersiap sedia untuk menghadapi sebarang bentuk ujian atau peperiksaan yang bakal diadakan oleh pihak sekolah (ujian bulanan, peperiksaan penggal) atau oleh pihak kementerian (peperiksaan yang sebenarnya). Pelajar yang berjaya ialah pelajar yang sanggup dan mampu menghadapi peperiksaan bila-bila masa sahaja. Bersediakah anda andainya peperiksaan diadakan esok? Pelajar cemerlang akan berkata 'Ya!' Kalau anda peminat 'The Rock' anda akan berkata 'Just bring it on..!'

7. Lengkapkan peralatan
Pelajar yang cemerlang menyediakan keperluan peralatan belajar yang mencukupi seperti buku-buku rujukan, buku latihan, alat-alat tulis, nota-nota ringkas, dan sebagainya lagi. Semangat sahaja tidak mencukupi untuk mencapai kejayaan. Kelengkapan yang tidak cukup akan menyusahkan pembelajaran dan mungkin memanaskan hati anda atau melemahkan semangat untuk terus belajar. Cuba bayangkan, anda ingin basuh tangan selepas makan tetapi tiada air. Tidakkah anda rasa 'bengang'?

8. Tepati waktu belajar
Pelajar yang cemerlang menepati waktu belajar yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah seperti datang ke sekolah dalam waktu yang ditetapkan dan pulang hanya setelah dibenarkan. Ini akan melatih pelajar menjadi seorang yang berdisiplin. Apabila sikap disiplin telah tersemai dalam jiwa pelajar, maka mudahlah bagi pelajar untuk mendisiplinkan diri dalam pembelajaran.

9. Dapatkan bantuan guru
Pelajar yang cemerlang mendapatkan bantuan guru atau kawan-kawan sekelas yang lain apabila gagal mengikuti kelas di atas sebab-sebab tertentu. Misalnya apabila pelajar sakit dan tidak dapat hadir ke kelas, pelajar perlulah mendapatkan bantuan kawan-kawan untuk mendapatkan nota-nota pelajaran, atau mendapatkan penerangan guru bagi pelajaran yang telah tertinggal itu.

10. Hormati guru
Pelajar yang cemerlang sentiasa menghormati guru sama ada semasa guru sedang mengajar di dalam kelas atau sewaktu berada di luar kelas. Guru adalah sumber ilmu. Oleh itu sentiasalah menghormati guru yang memberikan kita ilmu.

11. Bersoal jawab dengan guru
Pelajar yang cemerlang bersoal-jawab dengan guru untuk memahami pelajaran yang telah diajar. Malah ahli falsafah Yunani yang terkenal bernama Socrates pernah berkata 'carilah ilmu pengetahuan dengan cara bersoal-jawab'.

12. Beri pandangan membina
Pelajar yang cemerlang sering memberi pandangan dan pendapat dalam proses pembelajaran. Ini kerana dengan cara memberikan pandangan, rakan-rakan pelajar dan pelajar sendiri akan semakin memahami pelajaran tersebut. Amalan ini juga dapat melatih dan mengasah daya ketajaman pemikiran pelajar.

13. Berbncang dengan rakan
Pelajar yang cemerlang sering berbincang dengan rakan-rakan tentang pelajaran yang telah dipelajari. Ini biasanya dilakukan dalam kelas-kelas perbincangan, kelas tambahan atau dalam kumpulan studi. Perbincangan akan memantapkan lagi kefahaman terhadap sesuatu pelajaran.

14. Siapkan tugasan yang diberi
Pelajar yang cemerlang menyiapkan tugasan yang telah diberi oleh guru sama ada kerja dalam kelas atau kerja rumah, dalam tempoh yang ditetapkan oleh guru berkenaan. Pelajar yang berjaya adalah pelajar yang sering menyiapkan tugasan yang diberikan oleh guru mereka.

15. Tubuhkan kumpulan studi
Pelajar yang cemerlang mengadakan kumpulan perbincangan (study group) bersama rakan-rakan yang mempunyai visi dan agenda yang sama iaitu kejayaan dalam peperiksaan. Tapi jangan tubuhkan kumpulan studi yang akhirnya menjadi kumpulan bersembang! Carilah rakan-rakan yang ragin dan gigih. Tinggalkan rakan-rakan yang hanya suka temberang.

16. Sering masuk perpustakaan
Pelajar yang cemerlang menjadikan perpustakaan sekolah dan perpustakaan yang lain sebagai gedung ilmu pengetahuan untuk dikunjungi dan mendapatkan buku-buku untuk dipinjam. Perpustakaan adalah gedung ilmu. Perpustakaan juga adalah tempat yang sangat sesuai untuk anda mentelaah pelajaran.

17. Baca akhbar
Pelajar yang cemerlang membaca akhbar atau majalah-majalah akademik untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tambahan. Secara khususnya ini merujuk kepada isu-isu am dan rencana ilmiah dan bukan ruangan gossip atau artis.

18. Menonton rangcangan yang sesuai
Pelajar yang cemerlang menonton rancangan televisyen yang sesuai untuk mendapatkan pengetahuan seperti Rancangan Pendidikan, Berita dan lain-lain lagi. Antara lain adalah rencana pengetahuan (seperti 'Discovery') dan berita semasa.

19. Lakukan peperiksaan kendiri
Pelajar yang cemerlang mengadakan ujian dan peperiksaan kendiri (sendiri) seperti dibuat dalam peperiksaan sebenarnya, untuk dijadikan sebagai pengukuhan pembelajaran. Pelajar juga perlu menganggapkan ujian dan peperiksaan yang diambil itu adalah ujian dan peperiksaan yang sebenarnya. Jika gagal bererti anda gagal dalam peperiksaan yang sebenar. Melakukan peperiksaan kendiri samalah seperti masuk ke klinik. Anda akan diberi tahu tentang 'penyakit' anda (kelemahan-kelemahan anda). Selepas itu, pandai-pandailah cari ubatnya.

20. Sediakan jadual waktu
Pelajar yang cemerlang menyediakan jadual waktu untuk merancang pembelajaran pelajar di luar sekolah. Minta nasihat guru atau abang-abang yang berpengalaman untuk mendapatkan corak jadual yang sesuai dan efektif. Jadual ini mestilah dipatuhi.

21. Sertai ceramah motivasi
Pelajar yang cemerlang mengikuti ceramah-ceramah motivasi yang diadakan untuk melahirkan semangat dan keyakinan diri.

22. Sertai seminar peperiksaan
Pelajar yang cemerlang mengikuti seminar-seminar peperiksaan yang diadakan bagi memahami teknik-teknik menjawab soalan peperiksaan. Sertainya seminar-seminar yang dikendalikan oleh orang yang pakar dalam bidang masing-masing. Selain daripada pengalaman, anda juga mungkin menerima pelbagai tips dan petua berguna.

23. Beli buku rujukan
Pelajar yang cemerlang membeli buku-buku rujukan yang sesuai. Ini dapat memantapkan persediaan pelajar. Minta bantuan guru untuk mendapatkan senarai buku-buku rujukan pilihan untuk subjek-subjek tertentu. Ingat pepatah Inggeris, "Don't judge the book by its cover." Buku yang kelihatan cantik menawan tidak semestinya baik. Hanya guru yang lebih memahami kualiti sesuatu buku rujukan.

24. Masuk kelas tuisyen
Pelajar yang cemerlang mengikuti kelas-kelas tuisyen untuk menambahkan lagi pengalaman dan kecekapan pelajar dalam pelajaran.

25. Lawatan ke pameran buku
Pelajar yang cemerlang mengadakan lawatan ke pameran-pameran buku yang diadakan. Kalaupun anda tidak membeli, sekurang-kurangnya jiwa anda akan hampir pada buku dan ilmu. Jika anda selalu menziarah sumber ilmu, ilmu itu pula akan sering menziarahi anda. Kalau anda masuk ke kedai minyak wangi, keharumannya akan terlekat juga. Kalau anda masuk ke kandang najis... (fikirlah sendiri)

26. Sertai kokurikulum sekolah
Pelajar yang cemerlang menyertai pelbagai aktiviti sekolah secara aktif dalam kokurikulum. Badan yang cergas akan menghasilkan otak yang sihat. Otak yang sihat pula akan melahirkan pemikiran yang lancar. Otak yang berkarat akan melahirkan pemikiran yang lembab.

27. Sanggup manghadapi cabaran
Pelajar yang cemerlang perlu sanggup menghadapi cabaran luaran yang hebat yang sering cuba mengganggu penumpuan pelajar pada pelajaran atau cuba mengurangkan minat pelajar untuk belajar. Antara cabaran luaran yang dimaksudkan itu adalah hiburan, aktiviti sukan yang berlebihan, amalan suka melepak dan membuang masa dan gangguan kawan-kawan yang suka mengajak pelajar melakukan perkara-perkara yang kurang berfaedah. Rayuan kekasih atau buah hati juga kadangkala merupakan dugaan yang maha hebat. Pandai-pandailah membawa diri.

28. Jaga keselamatan diri
Pelajar yang cemerlang menjaga keselamatan diri dengan mengelakkan sebarang bentuk bahaya yang dapat mengancam tubuh fizikal pelajar. Misalnya, jangan bermain dengan api, elektrik atau mercun. Bayangkanlah jika pelajar kehilangan jari tangan kanan dalam kemalangan.

29. Jaga kesihatan fizikal
Pelajar yang cemerlang menjaga kesihatan tubuh badan dengan cara menghindari sebarang bentuk penyakit. Makan makanan yang berzat. Kurangkan makanan ringan atau 'junk-food'. Hindari makan di gerai-gerai yang kotor atau membeli kueh-kueh yang terdedah tanpa ditutup. Jangan berjaga sepanjang malam. Ini boleh menjejaskan kesihatan.

30. Makanan seimbang
Pelajar yang cemerlang menjaga dan mengawal pemakanan dengan memakan makanan yang seimbang. Ini akan menjamin kesihatan badan yang baik dan otak yang dapat berfikir dengan lebih lancar. Pilih jenis makanan yang sesuai untuk minda dan kesihatan tubuh badan.

31. Malu bertanya sesat jalan
Pelajar yang cemerlang tidak segan untuk menimba pengalaman daripada pelajar-pelajar yang telah berjaya dalam peperiksaan. Jadikan abang-abang dan kakak-kakak yang telah berjaya itu sebagai model atau contoh pelajar cemerlang. Perhatikan ciri dedikasi dan disiplin mereka dalam menghadapi peperiksaan. Pengalaman mereka yang telah berjaya itu sungguh berharga untuk pelajar yang bakal menghadapi peperiksaan.

32. Sembahyang
Pelajar yang cemerlang menjaga sembahyangnya. Bagi pelajar Islam, tunaikan sembahyang lima waktu seperti mana yang telah disyariatkan oleh agama. Bagi pelajar bukan Islam yang lain, lakukan amalan ibadat agama masing-masing.

33. Doa
Pelajar yang cemerlang sentiasa berdoa dan mengharapkan pertolongan daripada Tuhan. Aspek kerohanian ini juga sama penting dengan aspek jasmani dan minda pelajar.

34. Tawakkal
Pelajar yang cemerlang berserah diri kepada Tuhan dan tidak putus asa jika gagal. Apabila menghadapi kegagalan, berusahalah lagi dengan menjadikan kegagalan itu sebagai iktibar dan panduan untuk lebih berjaya. Jadikan semua bentuk kegagalan sebagai pengukuh diri untuk mencari kejayaan yang lebih cemerlang.


haha, bnyk nye!!! blh ikut ke?? (^_^)

How To Update This Blog

kpd semua sahabat2, sesiapa yang nak update blog ni anda teramat sangat dialu alukan. tapi, untuk update, kena ade id n password kn??
so, blh mntak ngan syafiq joe/zainal/yard/or sape2 saje yang mengetahui.
sekian, terima kasih..